JURNAL ARSITEKTUR – Arsitektur Landscape Kawasan Wisata Outbound Bukit Tangkiling

Yoga Restyanto 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangkaraya

Abstraksi:

Dari luas keseluruhan kawasan wisata di bukit tangkiling ini adalah 2.594 Ha, dengan rincian sebagai berikut Cagar Alam seluas 2.061 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 533 Ha. Kondisi topografi berada pada daerah perbukitan dan masih tertutup hutan. Inilah bukit tangkiling, daerah yang menyimpan banyak potensi wisata salah satunya yang menjadi objek adalah wisata ”ANAK HIMBA” Outbound yang berada di kawasan Taman Alam Bukit Tangkiling kecamatan Bukit batu, merupakan Wahana Wisata Petualangan Keluarga, yang dibangun dan dikelola oleh BLUE BETANG Heart of BORNEO Travel Adventure sebagai wahana rekreasi keluarga. Kawasan wisata Outbound Bukit Tangkiling merupakan suatu kawasan yang menyajikan panorama hutan alam kalimantan yang masih asri. Dilihat secara lansekap kawasan ini terdapat beberapa komponen pembentuk arsitektur lansekap.

Kata Kunci: Komponen Arsitektur Lansekap

[Download Fulltext PDF File]


JURNAL ARSITEKTUR – Riverwalk Sebagai Ruang Terbuka Alternatif di Kawasan Flamboyan Bawah Kota Palangkaraya

Herwin Sutrisno 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Semakin padatnya permukiman di Kawasan Flamboyan Bawah selain berdampak positif juga membawa dampak negatif yaitu semakin berkurangnya kuantitas dan kualitas ruang terbuka yang berfungsi sebagai area publik di kawasan tersebut. Salah satu alternatif ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan di Kawasan Flamboyan Bawah adalah Riverwalk. Keberadaan Riverwalk selain meningkatkan kuantitas dan kualitas ruang terbuka juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat di Kawasan Flamboyan Bawah.

Kata Kunci : Ruang Terbuka, Riverwalk

[Download Fulltext PDF File]


JURNAL ARSITEKTUR – Permasalahan Pembangunan Revitalisasi Kawasan Wisata Istana Kuning (RKWIK)

Giris Ngini 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Istana Kuning secara historis merupakan warisan peninggalan kerajaan Islam pertama di Kalimantan Tengah. Keberadaan bangunan Istana Kuning bersejarah merupakan cerminan dari kisah sejarah, tata cara hidup, budaya dan peradaban masyarakat sebelumnya. Memudarnya Istana Kuning, apalagi kondisi bangunannya saat ini sudah tak asli lagi usai terbakar habis pada tahun 1986. Dengan memudarnya eksistensi Istana Kuning tersebut akan melenyapkan bagian dari sejarah suatu tempat yang dapat menjadi suatu image kota. Akibatnya generasi penerus tidak akan dapat lagi menyaksikan bukti-bukti sejarah dari perjalanan peradaban generasi sebelumnya. Dalam menanggapi permasalahan pembangunan, sebaiknya dilakukan analisis mendalam mengenai permasalahan yang ada di suatu kawasan, yang meliputi aspek fisik maupun non fisik. Berdasarkan hasil temuan analisis, dengan mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang ada di kawasan beserta prediksi mengenai peluang dan hambatan yang sekiranya muncul, dapat dirumuskan langkah-langkah selanjutnya yang dapat diambil guna mengatasi permasalahan pembangunan yang ada. Selanjutnya, tindakan berupa revitalisasi, rejuvenasi, rehabilitasi, relokasi, pembangunan sarana dan prasarana baru, dan lain sebagainya dapat dilaksanakan sesuai dengan konsep pengembangan dan strategi implementasi yang ada.

Kata Kunci : Permasalah Pembangunan, Revitalisasi, dan Istana Kuning

[Download Fulltext PDF File]


JURNAL ARSITEKTUR – Studi Dampak Pariwisata Bukit Batu Kabupaten Kasongan Ditinjau Dari Aspek Ekonomi, Sosial dan Budaya

Yesser Priono 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Industri pariwisata merupakan sektor ekonomi yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan sektor ekonomi lainnya. Banyaknya lapangan pekerjaan yang muncul mulai dari kegiatan pengadaan jasa akomodasi, rumah makan, layanan wisata, hingga bisnis cinderamata telah berhasil membantu pemerintah untuk mengurangi tingginya tingkat pengangguran di negeri ini. Sumbangan devisa bagi kas negara dan daerah yang terus mengalir juga merupakan salah satu dampak positif akibat perkembangan pesat industri pariwisata. Pada objek wisata Kabupaten Katingan untuk pengembangan kawasan wisata Bukit Batu sebagai kawasan wisata Kabupaten Katingan. Letak yang strategis pada kawasan objek wisata yang berdekatan dengan sungai Katingan untuk kawasan wisata Bukit Batu serta wilayah  perbukitan menjadikan kawasan ini sebagai cermin kawasan wisata Kabupaten Katingan secara keseluruhan. Di dalam usaha pengembangan pariwisata pastilah ada dampak-dampak yang mempengaruhi pengembangan obyek wisata tersebut menjadi semakin baik atau bahkan merusak keindahan dan kealamian obyek wisata Bukit Batu di Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Oleh sebab itulah sangatlah diharapkan agar jangan sampai ada dampak negatif yang banyak merugikan daripada menguntungkan obyek wisata tersebut.

Kata Kunci : Dampak Pariwisata, Ekonomi, Sosial dan Budaya

[Download Fulltext PDF File]


JURNAL ARSITEKTUR – Tinjauan Desain Arsitektur Huma Gantung Buntoi

Amiany 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Sehubungan dengan kawasan yang bersejarah, seyogyanya bahwa perkembangan arsitektur kini harus mempertimbangkan kehadiran arsitektur lama yang mengandung makna sejarah tinggi. Sewajarnya bahwa arsitektur terkini harus dapat mengangkat atau memperkuat dari kawasan tersebut, dan bukan sebaliknya akan mengecilkan atau mematikan dari kawasan tersebut. Arsitektur terkini bukanlah bagian tersendiri yang lepas dari lingkungan sekitar akan tetapi menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dari wajar kota, yang pada akhirnya muncul apa yang disebut dengan identitas kota. Saat ini banyak sekali ditemukan banyak karya desain arsitektur dari nenek moyang kita yang tersisa perlu dilestarikan dan dipelajari baik dari bentuk serta filosofinya. Contohnya pada provinsi Kalimantan Tengah banyak peninggalan sejarah berupa rumah adat yang tersebar merata dipelosok-pelosok daerah Kalimantan Tengah, antara lain berupa Betang, Huma Hai, Huma Gantung, Sandung, Karak Betang dan banyak rupa peninggalan sejarah lainnya. Huma Gantung Buntoi merupakan salah satu peninggalan sejarah tradisional yang masih ada dan kokoh di Kalimantan Tengah. Sebagai masyarakat yang menghargai kebudayaan sepatutnya kita melestarikan apa yang telah dibuat oleh nenek moyang kita sendiri, karena  kenyataannya pada saat ini beberapa peninggalan yang ada sudah banyak yang rusak dan hilang karena di sebabkan usaha perawatan yang kurang dan sebagian besar termakan usia, oleh karena itu beberapa rumah adat yang sekarang tersisa wajib kita jaga dan lestarikan.

Kata Kunci: Desain Arsitektur, Huma Gantung Buntoi

[Download Fulltext PDF File]