JURNAL ARSITEKTUR – Penerapan Bentuk Desain Rumah Tahan Gempa

Nugraha Sagit Sahay 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Teknik Sipil Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Pada masa sekarang ini Indonesia banyak sekali mengalami berbagai bencana baik itu banjir, tanah longsor, maupun gempa. Kalau membicarakan masalah gempa Yogya, gempa Nias, gempa Aceh banyak sekali korban yang berjatuhan dan pemerintah Indonesia mulai memikirkan bersama-sama dengan para ahli dan pakar diberbagai bidang untuk menata kembali tata kota, perumahan, dan infrastruktur lainnya yang rusak akibat bencana. Bencana gempa bumi tidak bisa ditebak kapan datangnya sehingga dibutuhkan antisipasi sedini mungkin. Salah satunya adalah dengan merancang bangunan atau rumah yang tahan terhadap gempa, dan mengetahui teknik membangun rumah. Bertolak dari keadaan itulah maka adanya sebuah sistem bangunan yang sederhana yang diharapkan mampu bertahan terhadap pengaruh gempa bumi yaitu sistem AOV (Absortion Of Vibration). Suatu sistem dimana secara strukturnya tidak mengubah konstruksi, melainkan hanya menambah sebuah sistem agar bangunan tahan terhadap gempa. Supaya suatu bangunan dapat menahan gempa, gaya inersia gempa harus dapat disalurkan dari tiap-tiap elemen struktur kepada struktur utama gaya horizontal yang kemudian memindahkan gaya-gaya ini ke pondasi dan ke tanah. Adalah sangat penting bahwa struktur utama penahan gaya horizontal itu bersifat kenyal. Karena, jika kekuatan elastis dilampaui, keruntuhan getas yang tiba-tiba tidak akan terjadi, tetapi pada beberapa tempat tertentu terjadi leleh terlebih dulu.

Kata Kunci : Gempa, Perumahan, Sistem AOV, Konstruksi, Elemen Struktur, Gaya inersia, Gaya Horizontal.

[Download Fulltext PDF File]