JURNAL ARSITEKTUR – Pengaruh Penambahan Kawat Bendrat Pada Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan Beton

Nugraha Sagit Sahay 1)

Giris Ngini 2)

1) Dosen Tetap Jurusan Teknik Sipil Universitas Palangka Raya

2) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Umumnya peningkatan mutu beton/kuat tekan beton hanya disertai dengan peningkatan kecil dari kuat tarik betonnya sehingga usaha meningkatkan kuat tarik beton. Peningkatan kuat tekan beton dibarengi dengan kuat tarik beton, munculkan istilah beton serat.Penelitian tentang beton serat telah dilakukan, baik dengan melakukan pencampuran pada campuran beton normal maupun beton ringan. Mengacu pada penelitian yang dilakukan (Loura, 2006) dengan menambahkan kawat bendrat terhadap volume adukan yang diberikan pada saat proses pencampuran/pengadukan bahan pembentukan beton ringan di dalam mollen (alat pengaduk bahan pembuatan campuran beton). Melihat dari penelitian tersebut dicoba kembali, pemakaian kawat bendrat untuk peningkatan kuat tekan beton pada campuran beton ringan dengan menggunakan agregat kasar lempung bekah dari Sei Gohong Palangka Raya yang dicampurkan pada saat pemadatan benda uji.Sifat beton pada umumnya lebih baik jika kuat tekannya lebih tinggi. Dengan demikian untuk meninjau mutu beton biasanya secara kasar hanya ditinjau kuat tekannya saja. Dalam teori teknologi beton dijelaskan bahwa faktor-faktor yang sangat mempengaruhi kekuatan beton ialah:

  1. Faktor air semen dan kepadatan. Semakin rendah nilai faktor air semen semakin tinggi kuat tekan beton, namun pada suatu nilai faktor air semen tertentu semakin rendah nilai faktor air semen kuat tekan betonnya semakin rendah pula. Dengan demikian ada suatu nilai faktor air semen tertentu yang optimum yang menghasilkan kuat tekan beton maksimum.
  2. Umur Beton. Kuat tekan beton bertambah sesuai dengan bertambahnya umumnya beton itu. Kecepatan bertambahnya kekuatan beton tersebut sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain : faktor air semen dan suhu perawatan. Semakin tinggi f.a.s semakin lambat kenaikan kekuatan betonnya, dan semakin tinggi suhu perawatan semakin cepat kenaikan kekuatan beton.
  3. Jenis Semen. Jenis-jenis semen mempunyai laju kenaikan kekuatan yang berbeda sesuai keperluan beton.Jumlah Semen.Jumlah kandungan semen berpengaruh terhadap kuat tekan beton.
  4. Sifat Agregat. Pengaruh kekuatan agregat terhadap kekuatan beton sebenarnya tidak begitu besar karena umumnya kekuatan agregat lebih tinggi dari pada pastanya. Sifat agregat yang paling berpengaruh terhadap kekuatan beton ialah kekasaran permukaan dan ukuran maksimum

Kata Kunci : Kuat Tekan Beton

[Download Fulltext PDF File]