JURNAL ARSITEKTUR – Kenyamanan Termal Pada Bangunan Bentang Lebar (Studi Kasus Aula Palangka, Universitas Palangka Raya)

Syahrozi 1)

1) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Abstraksi:

Aula Palangka merupakan satu-satunya gedung serbaguna berbentang lebar yang berada di kompleks Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan kampus yang melibatkan banyak orang seperti acara wisuda, penerimaan mahasiswa baru, seminar-seminar ataupun pertunjukan seni, sering digelar di tempat ini. Keberadaan Aula Palangka menjadi sangat vital dan relatif cukup sibuk dari waktu ke waktu mengingat tidak ada fasilitas lain serupa yang ada di Universitas Palangka Raya. Mengingat fungsinya yang penting ini bangunan telah beberapa kali dilakukan perbaikan baik pada tata ruang, bentuk tampak dan utilitas bangunan, salah satunya pengkondisian udara (AC). Hal ini dilakukan dalam upaya untuk lebih memberikan kenyamanan dan pelayanan baik bagi seluruh sivitas akademika yang menggunakan gedung ini. Kemegahan bangunan sangat terasa dengan ukuran yang besar, luas dan representatif. Kekokohan bangunan ditunjukkan dengan penebalan kolom teras yang luar biasa dan cukup menarik. Beberapa ornamen ukir menambah keindahan bangunan kebanggaan Universitas Palangka Raya ini. Namun demikian kemegahan, kemewahan dan kekokohan struktur bangunan ternyata tidak menjamin pada tingkat kenyamanan didalamnya. Meskipun telah dilengkapi dengan peralatan pengkondisian udara (AC) dengan kapasitas besar dan mahal, kegerahan tetap dirasakan didalamnya. Dalam beberapa kasus seperti kegiatan rapat senat terbuka penerimaan mahasiswa baru, beberapa orang mahasiswa sampai jatuh pingsan akibat beberapa hal, salah satunya kepanasan atau kegerahan. Kondisi ini cukuplah memprihatinkan mengingat Aula Palangka satu-satunya gedung berbentang lebar dengan kapasitas besar yang ada di Universitas Palangka Raya. Sudah semestinya disamping kemegahan yang membanggakan, faktor kenyamanan termal juga tidak boleh dikesampingkan. Pemasangan AC pada ruang bentang lebar memang tidak mudah, persoalan yang dihadapi adalah jarak dan waktu tempuh yang besar dan lama dari suplai udara dingin AC ke ruang yang membutuhkan. Jarak dan waktu yang lama memungkinkan terjadinya kondensasi udara dingin dengan udara panas, benda atau obyek lain yang dapat menaikkan suhu. Tidak menutup kemungkinan suhu udara yang sampai pada tempat tujuan, tidak sedingin seperti yang direncanakan (panas).

Kata kunci: Kenyamanan, termal, bangunan, bentang, lebar

[Download Fulltext PDF File]