ASPEK KEKERABATAN DAN BUDAYA TERHADAP PEMBENTUKAN PERMUKIMAN DUSUN CANDI PARI WETAN KECAMATAN PORONG KABUPATEN SIDOARJO

I Ketut Ismayana 1) Agung Murti Nugrogo,PhD 2) Jenny Ernawati,PhD 3)

1) Mahasiswa Magister Arsitektur Lingkungan Binaan Universitas Brawijaya Malang

2) & 3) Dosen Tetap Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya Malang

Abstraksi:

Permukiman bagian terpenting dari kehidupan manusia. Bentukannya dipengaruhi oleh beberapa aspek yang diantaranya alam, manusia, rumah, jaringan, kehidupan bermasyarakat dan keberadaan sebuah artefak budaya. Semua aspek membentuk karakteristik khusus yang memberikan ciri khas pada permukiman. Dusun Candi Pari Wetan memiliki candi pemujaan peninggalan kerajaan Majapahit letaknya berada di tengah-tengah permukiman warga. Candi ini diketahui sebagai candi untuk memuja Dewi Sri (Dewi Kesuburan). Riwayat kesuburan wilayah diperkirakan menarik manusia untuk bermukim di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif, untuk menganalisa kondisi permukiman saat ini dengan cara studi literatur dan survey lapangan. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan diketahui bahwa pola permukiman Dusun Candi Pari Wetan linier dengan jalan dan bercluster kekerabatan. Diawal pembentukan, permukiman dusun menganut konsep kosmologi yang cukup kental terhadap keberadaan candi. Terjadi perubahan konsep permukiman dimana ada pengaruh hukum Islam dan waris yang merubah bentukan permukiman. Permukiman tidak lagi berorientasi pada candi, melainkan lebih kepada keberadaan jalan dan kekerabatan. Sistem filosofi Jawa masih terlihat kuat dengan ditandai arah hadap rumah yang mematuhi konsep filosofi Jawa.

Kata Kunci : Candi Pari, Karakteristik, Permukiman

[Download Fulltext PDF File]